Kabarciayuterkini – Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499 menjadi momentum penting untuk menengok kembali perjalanan panjang daerah sekaligus menatap masa depan. Menjelang peringatan yang jatuh pada Rabu, 7 Oktober 2026, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Indramayu, Ir. H. Agus Suwarjono, S.T., M.T., mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai bahan refleksi dan evaluasi bersama.
Mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya”, peringatan Hari Jadi Indramayu dinilai tidak semestinya berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurut Agus, perjalanan hampir lima abad merupakan warisan sejarah yang harus diisi dengan kerja nyata, inovasi, serta semangat membangun daerah.
Saat ditemui di Sekretariat IKA PMII Kabupaten Indramayu, Selasa (6/10/2026), Agus Suwarjono mengatakan semangat perjuangan para pendahulu harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari jadi tahun ini memiliki arti yang sangat penting. Perjuangan para pendahulu harus terus hidup dalam sanubari kita dengan semangat pantang menyerah. Kita tidak hanya mengingat sejarah, tetapi juga bersiap menyongsong lima abad Indramayu dengan kerja keras dan inovasi,” ujar Agus Suwarjono.
Menurutnya, memasuki usia 499 tahun, Indramayu memiliki tantangan yang semakin kompleks. Kemajuan daerah membutuhkan keberanian untuk melakukan evaluasi sekaligus membuka ruang bagi gagasan-gagasan baru.
Agus menilai refleksi sejarah harus berjalan beriringan dengan upaya memperbaiki berbagai aspek pembangunan. Semangat gotong royong, keterbukaan terhadap perubahan, serta tata kelola pemerintahan yang semakin baik menjadi modal penting untuk membawa Indramayu menuju kondisi yang lebih maju.
“Momentum ini adalah saat yang tepat untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri. Dengan semangat gotong royong, keterbukaan terhadap gagasan baru, dan tata kelola yang semakin baik, Indramayu akan mampu berdiri lebih kuat dan semakin berjaya,” lanjutnya.
Ia berharap perjalanan menuju usia lima abad tidak hanya ditandai dengan bertambahnya usia administratif daerah, tetapi juga dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Indramayu, kata Agus, harus terus bertransformasi menjadi daerah yang maju, adil, makmur, serta mampu menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.
Ajak Alumni PMII Berkontribusi
Dalam momentum Hari Jadi Indramayu ke-499 ini, Agus juga mengajak seluruh kader dan alumni PMII untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, nilai-nilai kepemudaan, semangat kebangsaan, kepedulian sosial, serta tradisi berpikir kritis yang selama ini melekat dalam gerakan mahasiswa harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Saya mengajak seluruh keluarga besar IKA PMII untuk tidak pernah berhenti memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Mari kita kawal pembangunan Indramayu dengan pemikiran kritis, karya inovatif, dan pengabdian tulus demi kemajuan tanah lahir kita,” pungkasnya.
Agus berharap momentum 499 tahun Indramayu dapat menjadi titik untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Dengan perjalanan menuju lima abad yang semakin dekat, pembangunan daerah dinilai membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, generasi muda, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Hari Jadi Indramayu ke-499 pun diharapkan bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu, tetapi menjadi pijakan untuk menyiapkan masa depan Indramayu yang lebih berjaya.***









Komentar