Kabarciayuterkini – Pemerintah Desa Rancamulya, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan usulan pembangunan melalui Musyawarah Desa (Musdes).
Forum tersebut menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan desa, sekaligus menjadi kesempatan bagi pemerintah desa untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat di masing-masing wilayah.
Kuwu Desa Rancamulya, Waryanto, mengatakan aspirasi yang disampaikan masyarakat cukup beragam. Sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain pengairan, perbaikan saluran irigasi tersier, saluran pembuangan air atau IPAL desa, penerangan jalan umum, hingga sarana olahraga untuk masyarakat dan kalangan pemuda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap usulan dari masyarakat tentu kami tampung. Nantinya akan dibahas dan dipetakan bersama, sehingga dapat diketahui mana yang menjadi kebutuhan prioritas sesuai kondisi di lapangan,” ujar Waryanto, Selasa, 29 September 2026.
Menurutnya, banyaknya usulan yang muncul dari berbagai RT menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat yang beragam. Karena itu, pemerintah desa perlu melihat setiap usulan secara menyeluruh agar program yang direncanakan dapat disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan anggaran desa.
Waryanto menjelaskan, Musdes tidak hanya membahas pembangunan fisik. Forum tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat, sehingga berbagai program yang direncanakan dapat diketahui dan dipahami bersama.
“Musdes menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan apa yang mereka butuhkan. Kami juga ingin proses perencanaan pembangunan dilakukan secara terbuka, sehingga masyarakat mengetahui usulan, prioritas, serta arah program yang akan dilaksanakan,” katanya.
Dalam pembahasan tersebut, berbagai unsur masyarakat dapat dilibatkan, mulai dari Pemerintah Desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Karang Taruna, hingga perwakilan warga dari masing-masing wilayah.
Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat membuat proses penentuan prioritas pembangunan berjalan secara bersama-sama. Setiap usulan akan dipertimbangkan berdasarkan tingkat kebutuhan, manfaat bagi masyarakat, serta kondisi yang ada di lapangan.
Bagi masyarakat, Musdes juga menjadi ruang untuk menyampaikan persoalan yang selama ini mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Aspirasi tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan pemerintah desa dalam menyusun rencana pembangunan.
Pemerintah Desa Rancamulya berharap hasil Musdes dapat menjadi bagian dari proses pembangunan yang lebih terbuka dan partisipatif. Aspirasi masyarakat yang telah disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas desa.
Ke depan, setiap rencana pembangunan tetap akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa serta ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, usulan yang disampaikan masyarakat dapat dipetakan secara bertahap berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas.***
Penulis : Ade Nur
Editor : Budi
Sumber Berita: Liputan lapangan









Komentar