Semester I 2026, Pemkab Indramayu Percepat Pembangunan: UHC Nyaris 100 Persen, Jalan Desa 31 Km Diperbaiki

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarciayuterkini – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menggenjot pembangunan sepanjang semester pertama 2026. Berbagai program prioritas mulai menunjukkan hasil, terutama dalam pemenuhan layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, sejumlah sektor menjadi fokus percepatan, mulai dari kesehatan, pertanian, infrastruktur, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan visi Indramayu REANG, yakni Religius, Ekonomi Maju, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Memasuki pertengahan tahun, capaian pembangunan tersebut terlihat dari sejumlah indikator. Salah satunya sektor kesehatan yang mencatat cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga 99,81 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab Indramayu juga mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp233,8 miliar untuk mendaftarkan 541.445 warga sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU-BP).

Capaian itu menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Penguatan juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas Puskesmas serta modernisasi fasilitas rumah sakit milik pemerintah daerah.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, berbagai program yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan visi Indramayu REANG.

“Kami fokus pada komitmen yang hendak kami capai sesuai visi besar Indramayu REANG,” ujar Lucky Hakim.

Produksi Padi Ditargetkan 1,7 Juta Ton

Selain kesehatan, sektor pertanian menjadi perhatian penting mengingat Indramayu merupakan salah satu daerah penghasil beras terbesar di Indonesia.

Luas Lahan Baku Sawah (LBS) di Indramayu saat ini mencapai 124.517 hektare. Sementara luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tercatat 92.888 hektare.

Pemkab menargetkan produksi padi mencapai 1,7 juta ton Gabah Kering Panen (GKP). Adapun produksi mangga ditargetkan mencapai 114.000 ton per tahun.

Untuk mengejar target tersebut, pemerintah daerah mendorong penyediaan mesin pompa air, pembangunan irigasi perpompaan, Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), normalisasi saluran, hingga pengaturan distribusi air bagi petani.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional percepatan swasembada pangan.

Puluhan Kilometer Jalan Diperbaiki

Percepatan pembangunan juga menyentuh sektor infrastruktur. Hingga semester pertama 2026, penanganan dilakukan terhadap berbagai jenis jalan yang menjadi akses masyarakat.

Panjang jalan lingkungan yang diperbaiki mencapai 20.298 meter. Kemudian jalan desa sepanjang 31.200 meter dan jalan kabupaten sepanjang 23.160 meter.

Tak hanya jalan, Pemkab Indramayu juga melakukan normalisasi sungai dan saluran pembuang sepanjang 60.170 meter. Peningkatan jaringan irigasi permukaan dilakukan sepanjang 6.110 meter.

Baca Juga:  Pembangunan Koramil 1618/Cikedung Capai 99,85 Persen, Tinggal Finishing Tulisan dan Lampu

Sementara untuk penerangan, sebanyak 3.199 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) dipasang. Seluruh pekerjaan tersebut ditargetkan dapat dituntaskan pada Desember 2026.

Pendidikan dan Sekolah Rakyat

Pada sektor pendidikan, pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah terus dilakukan. Revitalisasi, rehabilitasi dan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) menyasar 322 sekolah jenjang TK, SD dan SMP.

Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan meubelair sebanyak 2.254 set untuk SD dan 1.856 set untuk SMP.

Program lain yang menjadi perhatian adalah Sekolah Rakyat di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. Sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dengan kapasitas mencapai 1.000 siswa.

Pada Tahun Ajaran 2026, sebanyak 370 peserta didik dari keluarga kurang mampu mulai mendapatkan akses pendidikan melalui program tersebut.

Enam Kawasan Industri Disiapkan

Di bidang ekonomi, Indramayu bersiap menangkap peluang investasi yang berkembang di kawasan Rebana.

Pemkab menyiapkan enam Kawasan Peruntukan Industri (KPI) dengan luas total mencapai 14.110 hektare di luar kawasan LP2B.

Enam kawasan tersebut tersebar di Sukra, Patrol-Kandanghaur, Losarang, Balongan-Juntinyuat, Krangkeng dan Tukdana.

Sementara di tingkat desa, penguatan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga kini telah terbentuk 200 unit dari target 317 unit.

Nelayan hingga Rumah Tidak Layak Huni

Perhatian pemerintah daerah juga diberikan kepada masyarakat pesisir. Sebanyak 1.000 nelayan kecil dengan kapal di bawah 10 GT mendapatkan perlindungan melalui program asuransi ketenagakerjaan dengan alokasi APBD Rp201 juta.

Kemudian melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), sebanyak 310 rumah telah mendapatkan penanganan. Rinciannya, 22 unit melalui APBD dan 288 unit melalui program BSPS APBN.

Berbagai capaian tersebut menjadi modal bagi Pemkab Indramayu untuk melanjutkan pembangunan hingga akhir 2026.

Dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, Kabupaten Indramayu juga berhasil menempati peringkat kelima nasional dan peringkat ketiga di Provinsi Jawa Barat.

Dengan capaian tersebut, Pemkab Indramayu menargetkan percepatan pembangunan tidak hanya terlihat dalam angka, tetapi juga semakin dirasakan masyarakat. Semangat gotong royong pun terus didorong agar visi Indramayu REANG dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.***

(Budi)

Follow WhatsApp Channel kabarciayuterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gema Takbir Mengguncang Sukra! Babinsa Heryanto Hadiri Apel Hari Santri 2026, Simbol Persatuan Umat dan Negara
Hampir Rampung! Transformasi Wajah Koramil Cikedung Mencapai 99,9%, Pengecatan Lantai Teras Jadi Sorotan Utama
63.000 Warga Indramayu Masih Menganggur, Lucky Hakim Siapkan 14.000 Hektare Lahan untuk Kawasan Industri
Peltu Heryanto Guncang Balai Desa, Rancang Strategi Tiga Pilar: Pertanian, Keamanan, dan Cuaca untuk Ketahanan Wilayah Ujunggebang Sukra!
Pantai Betah Sukahaji di Patrol Indramayu, Ini Lokasi dan Daya Tariknya
Meriah! Pepunden Dharma Ayu Nagari Warnai Hari Jadi ke-499 Indramayu, Lucky Hakim Apresiasi Seniman
Kampung Narkoba di Bandung Digerebek, 21 Orang Positif Sabu, Polisi Siap Telusuri Sampai ke Akar
Warga  Mengeluh Sesak Napas Gegara Debu Truk Pengangkut Tanah Sawah di Ranjeng Losarang, Diduga Diperjualbelikan
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:39 WIB

Gema Takbir Mengguncang Sukra! Babinsa Heryanto Hadiri Apel Hari Santri 2026, Simbol Persatuan Umat dan Negara

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Hampir Rampung! Transformasi Wajah Koramil Cikedung Mencapai 99,9%, Pengecatan Lantai Teras Jadi Sorotan Utama

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:25 WIB

63.000 Warga Indramayu Masih Menganggur, Lucky Hakim Siapkan 14.000 Hektare Lahan untuk Kawasan Industri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:59 WIB

Peltu Heryanto Guncang Balai Desa, Rancang Strategi Tiga Pilar: Pertanian, Keamanan, dan Cuaca untuk Ketahanan Wilayah Ujunggebang Sukra!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Meriah! Pepunden Dharma Ayu Nagari Warnai Hari Jadi ke-499 Indramayu, Lucky Hakim Apresiasi Seniman

Berita Terbaru