Anggota Koramil Anjatan Monitor Lelang Tanah Kas Desa Sukra Berjalan Kondusif, Aris Munandar Raih Hak Garap Lahan Eks Pangonan

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarciayu – Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset desa kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Pada Rabu (5/8/2026), bertempat di Balai GOR Serba Guna Desa Sukra, telah dilaksanakan kegiatan lelang tanah kas desa berupa sewa garapan rawa dan tanah eks pangonan (pesawahan). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini melibatkan partisipasi aktif dari unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para calon penggarap lahan.

Lahan yang dilelang memiliki luas total 24 hektar dengan harga dasar lelang sebesar Rp335.000.000 untuk masa musim tanam tahun 2026 dan 2027. Proses lelang berjalan dengan tertib dan kompetitif, diikuti oleh beberapa peserta yang berminat mengelola lahan tersebut. Setelah melalui tahapan penawaran, Bapak Aris Munandar ditetapkan sebagai pemenang lelang dengan nilai tawaran sesuai harga dasar. Menariknya, terdapat catatan khusus dalam proses ini dimana pemenang pertama sebelumnya mengundurkan diri, sehingga hak garap jatuh kepada Bapak Aris Munandar sebagai pemenang berikutnya yang memenuhi syarat.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting yang memastikan jalannya lelang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip keadilan. Hadir dalam acara tersebut Bapak Sigit selaku Camat Sukra, Kapten Inf Hasanudin mewakili Danramil Anjatan, serta Iptu Andi selaku Kapolsek Sukra. Kehadiran unsur TNI dan Polri ini memberikan jaminan keamanan dan ketertiban selama proses berlangsung, sekaligus menjadi saksi bahwa tidak ada praktik manipulasi atau rekayasa dalam penentuan pemenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu Marahama, Kuwu Desa Sukra, bersama panitia lelang dari pemerintah desa memimpin langsung teknis pelaksanaan. Dalam sambutannya, perwakilan Kecamatan Sukra menekankan bahwa lelang sawah garapan eks pangonan merupakan rangkaian program kerja rutin pemerintah desa untuk mengoptimalkan aset tanah kas desa. “Kami berharap kegiatan ini berjalan baik. Bagi yang memenangkan lelang, diharapkan dapat mengelola lahan dengan produktif dan memberikan kesejahteraan bagi petani penggarap. Sedangkan bagi yang belum berhasil, kami harap dapat menerima hasil dengan legowo dan sportif,” ujar perwakilan kecamatan.

Baca Juga:  Polindra Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional

Hadir pula dalam kegiatan tersebut para calon peserta lelang, termasuk H. Koyas dan Bapak Aris Munandar, serta sekitar 70 orang tokoh masyarakat (Tomas) dan warga Desa Sukra. Antusiasme warga terlihat tinggi karena pengelolaan lahan eks pangonan ini berdampak langsung pada ekonomi lokal, khususnya bagi mereka yang bekerja sebagai buruh tani atau penggarap. Dengan adanya kejelasan siapa yang berhak mengelola lahan, maka distribusi pekerjaan dan hasil panen dapat direncanakan dengan lebih matang.

Susunan kegiatan dimulai dari pembukaan, sambutan-sambutan, proses penawaran harga, hingga penutupan yang diakhiri dengan doa bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, kondusif, dan tanpa hambatan berarti. Para peserta menunjukkan sikap dewasa dan menghormati keputusan akhir lelang.

Keberhasilan pelaksanaan lelang ini menjadi bukti positif tata kelola pemerintahan desa yang terbuka. Pendapatan dari lelang tanah kas desa akan dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Sukra, yang nantinya akan digunakan kembali untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa.

Diharapkan, Bapak Aris Munandar sebagai pemenang lelang dapat segera melakukan persiapan pengolahan lahan untuk musim tanam mendatang, sehingga produktivitas pertanian di Desa Sukra tetap terjaga dan memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.***

Penulis : Anto

Editor : Budi

Sumber Berita: Liputan lapangan

Follow WhatsApp Channel kabarciayuterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gema Takbir Mengguncang Sukra! Babinsa Heryanto Hadiri Apel Hari Santri 2026, Simbol Persatuan Umat dan Negara
Hampir Rampung! Transformasi Wajah Koramil Cikedung Mencapai 99,9%, Pengecatan Lantai Teras Jadi Sorotan Utama
63.000 Warga Indramayu Masih Menganggur, Lucky Hakim Siapkan 14.000 Hektare Lahan untuk Kawasan Industri
Peltu Heryanto Guncang Balai Desa, Rancang Strategi Tiga Pilar: Pertanian, Keamanan, dan Cuaca untuk Ketahanan Wilayah Ujunggebang Sukra!
Pantai Betah Sukahaji di Patrol Indramayu, Ini Lokasi dan Daya Tariknya
Meriah! Pepunden Dharma Ayu Nagari Warnai Hari Jadi ke-499 Indramayu, Lucky Hakim Apresiasi Seniman
Kampung Narkoba di Bandung Digerebek, 21 Orang Positif Sabu, Polisi Siap Telusuri Sampai ke Akar
Warga  Mengeluh Sesak Napas Gegara Debu Truk Pengangkut Tanah Sawah di Ranjeng Losarang, Diduga Diperjualbelikan
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:39 WIB

Gema Takbir Mengguncang Sukra! Babinsa Heryanto Hadiri Apel Hari Santri 2026, Simbol Persatuan Umat dan Negara

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Hampir Rampung! Transformasi Wajah Koramil Cikedung Mencapai 99,9%, Pengecatan Lantai Teras Jadi Sorotan Utama

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:25 WIB

63.000 Warga Indramayu Masih Menganggur, Lucky Hakim Siapkan 14.000 Hektare Lahan untuk Kawasan Industri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:59 WIB

Peltu Heryanto Guncang Balai Desa, Rancang Strategi Tiga Pilar: Pertanian, Keamanan, dan Cuaca untuk Ketahanan Wilayah Ujunggebang Sukra!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Meriah! Pepunden Dharma Ayu Nagari Warnai Hari Jadi ke-499 Indramayu, Lucky Hakim Apresiasi Seniman

Berita Terbaru